Kematian juga tidak memandang status, baik dia raja, pejabat, orang biasa, orang miskin, dewasa, atau anak kecil. Jika sudah waktunya ia mati, maka matilah ia.
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
“Setiap jiwa pasti akan mati,” tegas Allah Swt. dalam surah Ali-Imran ayat 185.
Tinggal kembali kepada kita saja, apakah bekalnya sudah siap atau belum untuk menghadapi kematian dan hari akhir? Jika sudah, niscaya kita akan terhindar dari siksa neraka dan masuk ke dalam surga Allah Swt. Kita akan menjadi pribadi yang sukses di akhirat.
Ukurannya bukan apakah antum punya kedudukan, harta melimpah, gelar mentereng, rumah yang luas, atau punya banyak mobil. Akan tetapi, apakah antum sudah melakukan hal-hal yang baik di dunia serta menghindarkan diri dari kegiatan yang Allah Swt larang, baru seseorang itu bisa sukses di akhirat.
Oleh sebab itu, jangan pernah lupa untuk beribadah setiap harinya agar kita dijauhkan dari siksa neraka.