4 Keutamaan 3 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah Ayat 284-286, Ini Manfaat Bagi yang Rutin Mengamalkan

Rilo Pambudi
Keutamaan dan manfaat 3 ayat terakhir Surat Al Baqarah (Foto: Rattanakun)

- Ayat 286

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alaihā maktasabat, rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil 'alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ 'alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa'fu 'annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā 'alal-qaumil-kāfirīn

Artinya: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): 'Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir'."

Keutamaan atau Manfaat 3 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah Ayat 284-286

Dalam beberapa hadits Nabi Muhammad SAW disebutkan, ada sejumlah keutamaan atau manfaat ayat-ayat terakhir Surat Al Baqarah, terutama bagi yang rutin membaca dan mengamalkan dua atau tiga ayat terakhir. Berikut ini adalah manfaatnya:

1. Dibukakan Pintu Langit

Dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa ketika Rasulullah SAW sedang menghadapi Malaikat Jibril, tiba-tiba beliau mendengar suara gemerincing di atasnya. Maka Malaikat Jibril mengarahkan pandangannya ke langit, lalu berkata, "Ini adalah sebuah pintu langit dibuka, yang sebelumnya tidak pernah dibuka sama sekali." 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hukum Tajwid Tanwin Bertemu Lam, Ini Penjelasan dan Contohnya

57 tahun lalu

Hukum Tajwid Surat Yunus Ayat 101, Lengkap dengan Arti, Penjelasan, dan Cara Baca

57 tahun lalu

Hukum Tajwid Surat Ali Imran Ayat 77, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Bacanya

57 tahun lalu

Hukum Tajwid Surat Ghafir Ayat 78, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Bacanya

57 tahun lalu

Hukum Tajwid Surat Al Ahzab Ayat 70, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Bacanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal