20 Persen Nelayan Aceh masih Gunakan Pukat Harimau

Antara
Kapal nelayan saat bersandar di TPI IDI, Aceh Timur. Foto: ILustrasi/Antara/Hayaturahmah

BANDA ACEH, iNews.id - Panglima Laot Aceh mengakui masih banyak nelayan Aceh yang melakukan penangkapan ikan menggunakan pukat harimau (trawl). Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek menyebutkan 20 persen nelayan masih menggunakan pukat harimau sehingga perlu adanya penindakan.

"Laporan yang kita dapat itu titik trawl besar ada di Aceh Timur, Aceh Singkil, sedangkan trawl mini ada di Aceh Barat dan Kabupaten Nagan Raya," ujar Miftach, Rabu (25/8/2021).

Miftah menyampaikan, berdasarkan laporan yang diterima  terdapat 20 persen nelayan yang masih menggunakan pukat harimau di seluruh Aceh, terutama di Aceh Timur. Panglima Laot meminta Pemerintah Aceh dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) untuk mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

Penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap jenis pukat harimau merupakan tindakan yang salah. Selain melanggar hukum negara juga bertentangan dengan hukum adat laut Aceh.

Miftah menilai, sejauh ini penegakan hukum laut terkait penggunaan pukat harimau tersebut masih cukup lemah, akibatnya tidak memberikan rasa takut kepada nelayan yang memakai alat tangkap tersebut, sehingga ini masih terus dilakukan.

"Jenis alat tangkap trawl dilarang oleh hukum negara dan adat laot Aceh, oleh karena itu kita minta ada tindakan tegas dari pemerintah," kata Miftah.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Razia Balap Liar di Porong Sidoarjo, Ratusan Remaja dan 232 Motor Diamankan

57 tahun lalu

Hari Pertama Operasi Keselamatan Candi, 4.088 Pengendara di Jateng Ditilang

57 tahun lalu

Catat, Polda Lampung Hari Ini Gelar Operasi Zebra Krakatau 2023

57 tahun lalu

Masyarakat Dayak Ajukan Hukum Adat Rocky Gerung gegara Sebut IKN Diperdagangkan

57 tahun lalu

Pilu, Mama Muda Korban Kekerasan Seksual Malah Dihukum Adat Didenda 2 Ekor Kambing 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal