“Kira-kira lima menit setelah disuntik, tetapi kami belum bisa analisa sampai ke situ apakah malapraktik atau tidak. Nanti setelah mendapat keterangan saksi dari pihak rumah sakit, baru ada kesimpulan seperti apa,” paparnya.
Sementara itu, Kasi Gawat Darurat dan Insentif Sentral Pelayanan Medik RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Muhammad Asirudin Anur membenarkan ada pasien anak yang meninggal dan keributan di lokasi rumah sakit. Pihaknya belum sempat melakukan investigasi karena masih sibuk dengan persiapan menanti kunjungan tim akreditasi.
“Kami akan melakukan investigasi, apakah ada faktor kelalaian dari petugas atau bagaimana. Yang jelas saat ini kami masih sibuk dengan kegiatan menanti kunjungan tim akreditasi,” kata Muhammad Asirudin Anur.
Pihak rumah sakit juga mengakui, pada malam itu ada dua orang pasien anak yang meninggal dengan waktu yang tidak lama berselang. Namun, pihaknya masih menelusuri petugas yang melakukan penanganan pasien di ruangan itu.