Keistimewaan Bulan Muharram berikutnya yakni amalan-amalan kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya.
At-Thabari menyebutkan dalam tafsirnya bahwa bulan Muharram adalah bulan haram. Yaitu bulan yang dijadikan oleh Allah sebagai bulan yang suci lagi diagungkan kehormatannya. Di mana di dalamnya amalan-amalan yang baik akan dilipatgandakan pahalanya sedangkan amalan-amalan yang buruk akan dilipatgandakan dosanya.
Keistimewaan Bulan Muharram selanjutnya adalah Hari Raya-nya Anak Yatim. Di bulan haram ini tepatnya tanggal 10 Muharram atau Asyura, dianjurkan untuk menyantuni anak yatim.
Hal itu mendasarkan hadits Nabi SAW berikut: "Siapa orang yang mengusap kepala anak yatim (menyantuni/menyayangi) pada hari Asyura 10 Muharram, maka Allah akan angkat derajatnya sebanyak rambut anak yatim yang terusap oleh tangannya. (Hadits ke-212 dari Kitab Tanbih al Ghafilin).
Bulan Muharram juga bisa disebut dengan bulan ibadah karena di bulan ini dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan ibadah, seperti meluaskan sedekah dan memperbanyak puasa. Disunnahkan untuk memperbanyak puasa seperti Puasa Muharram, Puasa Tasua dan Puasa Asyura.
Keistimewaan Bulan Muharram berikutnya yakni larangan berperang di bulan-bulan haram atau mulia. Larangan tersebut dikarenakan Allah SWT memuliakan empat bulan haram dan mensucikannya.
Larangan berperang di bulan-bulan haram termasuk Bulan Muharram dan dosa besar bagi yang melanggarnya..
Dalam Al Quran, Surat Al Baqarah ayat 217 Allah berfirman:
يَسْأَلُونَكَ عَنِ الشَّهْرِ الْحَرَامِ قِتَالٍ فِيهِ قُلْ قِتَالٌ فِيهِ كَبِيرٌ
Artinya: Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah, "Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar". (QS. Al Baqarah: 217).
Demikian ulasan 10 Keistimewaan Bulan Muharram lengkap dengan hadits yang perlu muslim ketahui.
Wallahu A'lam