Ungkap Sindikat Pencuri Barang di Bus, Rian Mahendra: Mereka Beli Tiket Dandan Rapi

Dani M Dahwilani
Rian Mahendra mengungkapkan sindikat pencuri barang rela mengeluarkan uang ratusan ribu rupiah untuk membeli tiket bus. (Foto: Rian Mahendra)

“Terkadang kalau sudah dapat korban, mereka turun lebih cepat sebelum titik tujuan yang tertera di tiket. Beda dengan "Coro" atau copet yang naik dari tengah jalan ngompreng dan terbiasa kerja sama dengan crew untuk melakukan tindak pencurian,” katanya.

Menanggapi unggahan Dino di media sosial, Rian memaklumi kemarahan dari penumpang yang kehilangan barang di dalam bus. Menurutnya, korban merasa barang yang hilang di dalam bus merupakan tanggung jawab perusahaan.

“Perlu kita sadari juga kemarahan korban adalah hal yang wajar karena mereka konsumen yang bayar dan berharap dapat perlindungan, di samping keamanan dan kenyamanan selama perjalanan,” katanya.

Rian Mahendra menyadari sikap costumer service (CS) dalam menanggapi laporan barang kehilangan tidak tepat. Ini membuat korban kesal dan memperpanjang urusan tersebut.

“Mungkin yang membuat korban kesal adalah ketidakadaannya empati dari CS saat korban melaporkan hal tersebut. CS jawab sesuai template juga bukan hal salah. Cuma memang kadang bikin kita tambah kesel saja,” kata Rian.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

57 tahun lalu

16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia

57 tahun lalu

PO Rosalia Indah Bakal Evaluasi Awak Bus Usai Viral Sopir Ugal-ugalan

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Sopir Bus Rosalia Indah Ugal-ugalan hingga Akhirnya Dipecat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal