SK Innovation Tingkatkan Produksi Baterai Mobil Listrik

Riyandy Aristyo
SK Innovation Korea Selatan berencana meningkatkan kapasitas produksi baterai mobil listrik lebih dari 10 kali lipat pada 2022. (Foto: Reuters)

Diketahui, SK Innovation telah mengumumkan rencana investasi bernilai sekitar 3 miliar dolar AS sejak akhir 2017, untuk membangun pabrik baru di China, Hungaria dan Amerika Serikat (AS).

Lee Du-beom dari tim baterai perusahaan mengatakan, China menghapus subsidi untuk kendaraan listrik dan plug-in hybrid pada 2020, Peningkatan penjualan kendaraan listrik di negara itu akan menguntungkan SK Innovation.

"Kami tidak begitu khawatir tentang pasar China. Kami percaya bahwa produsen mobil global dan produsen mobil China perlu mendapatkan baterai dari produsen baterai asing," kata Lee.

SK Innovation berencana meningkatkan kapasitas produksi baterai tahunan menjadi 55 gigawatt-jam pada 2022, dari 4,7 gigawatt-jam setahun. Selain Daimler dan Volkswagen, SK Innovation juga memasok baterai untuk pabrikan mobil dalam negeri, Hyundai Motors.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Seberapa Hemat Mobil Listrik? Segini Perbandingan Biaya Geely EX2 Vs Mobil Bensin

57 tahun lalu

20 Mobil Listrik Geely Ludes Terbakar di Tempat Parkir akibat Serbuk Kayu

57 tahun lalu

Diperkenalkan di Indonesia, Intip Fitur Keselamatan dan Keamanan pada Chery Q

57 tahun lalu

Dibanderol Mulai Rp389,9 Juta, iCAR V23 Mengaspal di Indonesia Dalam 3 Tipe

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal