Punya Ribuan Bus, Begini saat PO Sinar Jaya Kumpul di Restoran seperti Terminal Pribadi

Dani M Dahwilani
Viral salah seorang penumpang memvideokan kondisi rumah makan PO Sinar Jaya (Sinjay) dengan banyak bus terpakir seperti terminal pribadi.  (Foto: Instagram @sahabatbusindonesia)

Dalam tayangan tersebut, Teddy menceritakan, tak lama setelah bergabung dengan Sinar Jaya, langsung dihadapkan dengan kondisi yang sulit, yakni krisis moneter. Berbekal ilmu yang dimiliki, Teddy berjuang bangkit dari ketepurukan.

"Pada saat itu mendekati krisis moneter, ada huru-hara. Pas balik (ke Indonesia) boro-boro mikirin internal perusahaan, masalah eksternalnya juga kan banyak ada tragedi trisakti, krisis moneter, apa boleh buat, kita mesti survive," ujarnya.

Teddy selama memimpin Sinar Jaya selalu berfokus pada manajemen perusahaan yang baik. Pasalnya menurutnya, itu adalah kunci utama bisnis bisa bertahan dalam waktu lama.

"Saya dulu sering ketemu tamu luar negeri. Pertanyaan yang sering mereka sampaikan adalah berapa lama perusahaan ini berjalan. Sampai saya bosen kenapa selalu itu yang ditanyakan, dan ya kalau perusahaan bisa bertahan berarti manajemennya baik," ujar Teddy.

Selain mengutamakan kondisi internal perusahaan yang stabil, Teddy juga dalam kepemimpinannya selalu mengedepankan keselamatan penumpang. Salah satunya adalah dengan menerapkan aturan batas kecepatan yang terus doingatkan kepada para pengemudi PO Bus.

"Banyak yang bilang Sinar Jaya keong. Tapi ya sebenarnya memang aturan yang benar, di jalan tol itu paling cepat 90 km/jam. Kecelakaan itu kondisinya sepersekian detik, dan risiko semakin tinggi saat kecepatan tinggi, nah ini apakah pengemudi bisa meng-handle," katanya.

Teddy mengaku tak peduli dengan komentar miring terkait kecepatan yang ditujukan kepada Sinar Jaya asalkan penumpang selamat sesuai tagline resmi PO Sinar Jaya, yakni, Aman, Terjangkau, Terpercaya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

57 tahun lalu

16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia

57 tahun lalu

Transjakarta Tambah Armada dan Jam Operasional saat Arus Balik Lebaran

57 tahun lalu

Pramono bakal Tertibkan Terminal Bayangan di Jakarta gegara Sering Bikin Macet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal