Perbedaan Mesin Turbocharger, Supercharger, dan Procharger, Begini Cara Kerjanya

Rilo Pambudi
Berikut Ini Perbedaan Mesin Turbocharger, Supercharger, dan Procharger (Foto: lks otomotif)

Turbocharger mampu menghasilkan banyak tenaga. Dan karena Turbocharger menggunakan gas buang untuk menghasilkan tenaga, ini membuat mereka memiliki penghematan bahan bakar yang lebih baik. Pada gilirannya sistem ini juga membantu meningkatkan efisiensi mesin, sekaligus memberikan dorongan tenaga.

2. Supercharger

Sebuah Supercharger terpasang ke bagian depan mesin Anda dengan baut. Menggunakan sistem sabuk dengan katrol yang terpasang pada poros engkol mesin. Saat mesin berputar, Supercharger berputar. Ini hanya akan menghasilkan tenaga saat mesin Anda berjalan.

Ketika Supercharger berputar, itu memaksa udara masuk ke mesin. Berapa banyak tenaga ekstra yang didapat mesin akan tergantung pada ukuran katrol yang digunakan. Dalam hal ini, ingatlah bahwa katrol yang lebih kecil akan bergerak lebih cepat, sehingga menciptakan lebih banyak energi. Mesin mobil akan mendapatkan dorongan yang lebih besar.

Jika hanya ingin menambahkan pengisi daya ke mesin Anda untuk mendapatkan dorongan tenaga kuda yang cepat, maka Supercharger adalah pilihan yang baik. Supercharger tidak akan mengalami lag yang sering terjadi pada Turbo.

3. Procharger

Sebuah Procharger bekerja menggunakan gaya sentrifugal. Procharger menerapkan impeller yang berputar dengan kecepatan tinggi.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Honda Patenkan Mesin dengan Supercharger, Dipasang untuk Motor Petualang Africa Twin

57 tahun lalu

Viral Lamborghini Parkir di Tempat Pengisian Daya Mobil Listrik, Pemilik Tesla Protes

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal