Perbandingan PO Bus Bangladesh dan Indonesia, Mana Paling Mewah?

Muhamad Fadli Ramadan
Karoseri di Bangladesh mulai meniru desain milik karoseri di Indonesia agar mendapatkan bentuk bodi yang menarik. (Foto: Laksana/Transajakarta)

JAKARTA, iNews.id – Bus menjadi salah satu transportasi massal favorit di berbagai negara. Sebab itu, seluruh perusahaan otobus (PO) berlomba menghadirkan bus terbaik.

Di Indonesia, para pemilik PO selalu meremajakan armada bus dengan merekondisi atau membuat bus baru. Ini dilakukan demi menarik penumpang dan membuat mereka lebih nyaman karena bus yang ditungganginya terawat.

Berbeda dengan negara tentangga, Bangladesh, setiap PO terkesan tak acuh dengan kondisi bus mereka. Jika dirasa bus masih bisa berjalan tanpa kendala mereka akn terus mengoperiasikannya tanpa peremajaan.

Sekadar informasi, menurut bank dunia ada 60 PO bus yang terdaftar di Bangladesh, tapi sebagian besar dari mereka tidak mengikuti trayek yang sudah didaftarkan. Ini membuat biaya perjalanan penumpang membengkak jika tak pandai bernegosiasi.

Namun, belakangan ini beberapa PO di Bangladesh mulai memikirkan keselamatan penumpang dengan meremajakan armada mereka. Bahkan, mereka membangun bodi bus dari Indonesia, salah satunya dari karoseri Laksana.

Itu menandakan model-model bus di Indonesia sangat menarik perhatian karena memiliki desain sporty. Bahkan, karoseri di Bangladesh mulai meniru desain milik karoseri di Indonesia agar mendapatkan bentuk bodi yang menarik.

Salah satunya adalah Green Line, sebuah PO bus yang sudah berdiri sejak 1990 menawarkan layanan pariwisata. Dahulu, bus-bus yang mereka miliki terkesan ketinggalan zaman dengan bentuk kotak-kotak.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

57 tahun lalu

16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia

57 tahun lalu

Indonesia Kembali Gelar Busworld Southeast Asia 2026, Karoseri hingga Bus Listrik Unjuk Gigi

57 tahun lalu

Karyawan PO Bus Kena PHK gegara Kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Study Tour

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal