Marketing Director PT TAM Anton Jimmi Suwandy menambahkan, penjualan mobil hybrid sekarang sudah merata di berbagai daerah. "Bukan cuma angkanya yang meningkat, penyebaran mobil hybrid pun meluas karena sudah tersebar dari Aceh sampai Papua," kata Anton
Di sisi lain, Anton memperkirakan penjualan mobil nasional pada tahun ini terkoreksi di angka 900 ribuan unit. Ini terjadi karena situasi pasar di tahun politik.
"Melihat situasi kalau kita lihat dari awal (tahun ini) penurunannya hampir di atas 15 persen sampai 20 persen. Sekarang penurunan market tersebut di angka sekitar 12 persen, mungkin bisa turun ke 11, 10, 9 (persen)," ujarnya.
"Jadi kita masih berharap dan berusaha menjual sebanyak mungkin. Mungkin tidak hanya mempertahankan pasar, tapi industri. Jadi bagaimana industri otomotif Indonesia masih bisa bertahan, mungkin harapan saya di angka sekitar 900-an ribu lah. Saya rasa tidak mungkin sama dengan tahun lalu atau lebih dari tahun lalu," kata Anton.
Dia berharap setelah pemilu dan pilkada dengan pemerintah baru pasar semakin stabil dan demand kembali tinggi. Sebab, setiap tahun politik ada dampak terhadap pasar seperti tahun-tahun sebelumnya.