Di sisi lain, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Chandra menyebutkan butuh waktu tidak sedikit pasar kendaraan kembali pulih seperti 2019. Ini karena sektor ekonomi belum bisa berputar selama pandemi Covid-19 belum mereda. Apalagi belum ada vaksin yang disebar ke masyarakat. Jika pun sudah disuntikkan butuh waktu lama penyebarannya.
"Mungkin untuk kembali ke penjualan seperti 2019 tidak bisa berlansung cepat. Butuh waktu hingga makro ekonomi pulih. Saya kira baru pada 2023 penjualan mobil di Indonesia kembali ke 2019," ujar Amelia.
Potensi Pasar Indonesia
Indonesia merupakan pasar domestik terbesar di kawasan ASEAN. Ini menjadi modal dasar menjadikan Indonesia basis produksi industri kendaraan bermotor (KBM) baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengemukakan, ada empat sektor yang dapat mendorong penjualan kendaraan di Indonesia.
Pertama, petumbuhan industri logistik yang memerlukan alat transportasi untuk mendistribusikan barang. Kedua, komoditas yang terus tumbuh.
Ketiga, pembangunan infrastruktur jalan terus digenjot pemerintah. Keempat petumbuhan sektor pariwisata dan transportasi di dalam negeri. "Meski industri otomotif di Indonesia saat ini terdampak pandemi Covid-19, Indonesia memiliki potensi besar karena merupakan pasar domestik terbesar di kawasan ASEAN," ujar Kukuh dalam diskusi virtual bersama Forwin dan Forwot, beberapa waktu lalu.