Mirip Klub Sepak Bola, Bursa Transfer Sopir juga Terjadi di PO Bus

Muhamad Fadli Ramadan
Beberapa PO mengambil langkah untuk menggaet sopir bus yang sudah dikenal banyak orang. (Foto: Instagram & YouTube)

“Sama aja lah, cuma kita mungkin cari suasana baru. Di jalan kan kita temen semua, nggak ada masalah saya sama Haryanto. Saya juga dibesarkan oleh Haryanto, cuma ingin berkarya di sini,” kata Bu Yayuk dalam video yang diunggah kanal YouTube Aris Ris.

Selain kepindahan Bu Yayuk dari PO Haryanto ke PO Kencana yang cukup menghebohkan pencinta bus. Sebelumnya juga tersiar kabar driver cantik Liena Ozora milik PO Agra Mas merapat ke PO Kencana.

Kabar tersebut beredar karena Liena Ozora sangat sibuk ketika PO Kencana akan memulai line pertamanya. Namun, wanita tiga anak tersebut membantah kabar tentang kepindahannya dan menegaskan hanya membantu melatih para kru.

“Kalian jangan membuat kabar yang heboh. Saya itu cuma membantu training kru, kaya pramugari itu harus gimana ke penumpang. Sudah itu saja tidak ada yang lain,” ujar Liena dalam tayangan video yang beredar di YouTube.

Sementara untuk kepindahan lainnya adalah Mas David. Namanya membesar ketika bersama PO Haryanto dan lebih dari 10 tahun menjadi sopir di sana dengan mengendarai armada yang dijuluki “Tsalju”.

Namun, Mas David memutuskan pindah ke PO Sudiro Tungga Jaya (STJ) dengan nomor lambung 059 dengan julukan “Anno”. Biasa jalan dengan trayek Jakarta-Wonogiri, di STJ Mas David harus nge-line Jawa Timuran.

“Saya hanya ingin menambah pengalaman baru, yang penting tidak saling menjelekkan perusahaan lain. Motivasinya ingin tambah teman juga. Saya juga mohon maaf kalau ada salah selama berada di Haryanto,” ujarnya.

Mengenai fenomena perpindahan sopir bus yang seperti bursa transfer sepak bola, Rian Mahendra, Direktur Utama PO Haryanto mengatakan bahwa itu boleh saja dilakukan hanya saja menurutnya tidak etis membeli karyawan dari perusahaan lain.

“Buat gua sih itu hal yang lumrah ya, tapi secara etika memang nggak pantes narik karyawan orang. Tapi ya sah-sah saja. Haryanto itu sering banget, apalagi yang ring satu tuh, bosnya langsung yang telepon mau bayaran berapa, mau gaji berapa. Sudah sering saya katakan, susah nyari driver, apalagi kru bus,” ujar Rian.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Sopir Bus AKAP Rela Tak Mudik 2 Tahun Berturut-turut Demi Antar Pemudik

57 tahun lalu

PO Rosalia Indah Bakal Evaluasi Awak Bus Usai Viral Sopir Ugal-ugalan

57 tahun lalu

Aksi Ugal-ugalan Sopir Bus Surabaya-Semarang Viral hingga ke China: Di Negara Lain SIM-nya Sudah Dicabut 200 Kali

57 tahun lalu

Viral Sopir Bus Ugal-ugalan di Tol Jakarta-Cikampek, Endingnya Sopir Nangis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal