Dia menyebutkan, sebanyak 64 persen responden mengungkapkan minat membeli mobil mulai April 2021. Periode ini banyak dipilih dengan alasan responden lebih optimistis memiliki pendapatan lebih stabil dan anggaran cukup, sehingga daya beli mereka menguat.
Di sisi lain, keinginan responden menjual mobil yang telah dimiliki melonjak. Carsome mencatat minat masyarakat menjual mobil meningkat 52 persen dibandingkan periode sebelum PSBB diberlakukan.
Mayoritas responden (29 persen) merasa rentang April-September 2021 adalah momentum tepat untuk menjual mobil. Kuartal kedua 2021 menjadi saat yang paling dinanti masyarakat Indonesia, baik untuk membeli mobil maupun menjual mobil.
Di sisi lain, mobil bekas memiliki sejumlah tantangan. Tiga tantangan terbesar yang dihadapi responden dalam menjual mobil bekas sebelum PSBB adalah ketidakpuasan dengan harga (38 persen), kesulitan keuangan sehingga kesulitan menjual mobil yang masih dalam periode kredit (29 persen), serta harus menunggu transfer kepemilikan mobil cukup lama (26 persen).
Setelah PSBB, tantangan terbesar yang dihadapi responden dalam menjual mobil yang masih kredit adalah kesulitan keuangan (51 persen). Sementara transfer kepemilikan mobil yang tertunda dan ketidakpuasan harga mendapatkan persentase 31 persen.