Kisah PO Bus Sudiro Tungga Jaya, Berawal dari Bus Bantuan Lebaran Kini Merajai AKAP

Tangguh Yudha
Ki Agus Muhammad Sidiq menceritakan STJ berangkat dari armada bus pariwisata yang dijadikan bantuan untuk PO bus lain. (Foto: Instagram STJ/Perpalz TV)

JAKARTA, iNews.id - Perusahaan otobus (PO) Sudiro Tungga Jaya atau biasa disebut STJ punya kisah menarik di awal pendiriannya. PO bus asal Magetan, Jawa Timur ini lahir dari bus bantuan Lebaran.

Ini diungkap Founder PO STJ, Ki Agus Muhammad Syidik falam tayangan kanal YouTube Perpalz TV. Dia menceritakan STJ berangkat dari armada bus pariwisata yang dijadikan armada bantuan untuk PO bus lain.

"Awalnya kita bus pariwisata, yaitu Agam Tungga Jaya. Saat Puasa sampai Lebaran bus wisata enggak jalan akhirnya armada yang kita punya kerap dijadikan armada bantuan untuk PO lain dengan troyek AKAP," kata Ki Agus, dikutip Kamis (2/1/2023).

Ki Agus menuturkan saat armada busnya dijadikan armada bantuan AKAP pendapatan yang dihasilkan bus AKAP cukup besar. Akhirnya pada 14 Juni 2017, dia memutuskan terjun ke bus AKAP dengan bendera STJ.

Sudiro Tungga Jaya sendiri legalitasnya sudah disiapkan sejak 2014, atau satu tahun setelah PO Agam Tungga Jaya pertama kali memasukkan sasis medium ke karoseri di Jawa Timur.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Bus Pengangkut Jemaah Umrah RI Terbakar saat Perjalanan Menuju Madinah, Kemlu Pastikan Tak Ada Korban

Megapolitan
12 hari lalu

2.257 Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan pada H+5 Lebaran

Nasional
14 hari lalu

Kemenhub Wajibkan Operator Siapkan Sopir Cadangan untuk Cegah Kelelahan saat Arus Balik

Mobil
19 hari lalu

Viral Mudik dari Tangerang ke Banyumas Naik Bus tapi Dapat Kursi Darurat, Netizen Murka!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal