Sukses berdagang asongan, H Anas kemudian memutuskan untuk membeli truk dan menjadi distributor rokok. Rokok dijual ke Medan serta beberapa wilayah lain. Dalam beberapa tahun, dia sukses menambah beberapa truk.
Kemudian pada 1964 H Anas membentuk perusahaan bernama Panca Bakti yang merupakan perusahaan shuttle bus jurusan Padang-Bukti Tinggi. Perusahaan tersebut berjalan cukup lama hingga 1972.
Setelah itu, H Anas bersama sang istri mendirikan PO ANS rute pertamanya Jakarta-Sumatera Barat. Operasional PO ANS dilakukan dengan mengandalkan beberapa armada big bus.
Beberapa waktu berselang, ANS yang merupakan akronim dari "Aman, Nyaman, Sampai Tujuan" menarik seluruh shuttle busnya dari Panca Bakti untuk ikut masuk ke dalam PO ANS, menjadi armada tambahan.
Seiring berjalannya waktu PO ANS melesat maju kemudian membuka berbagai rute baru mulai dari Jakarta-Surabaya, Jakarta-Medan, Jakarta-Aceh, hingga Aceh-Bali. Berkat manajemen yang bagus, PO ANS masih bertahan dan eksis sampai sekarang.
Adapun PO ANS yang semula merupakan singkatan "Aman, Nyaman, Sampai Tujuan" telah berganti menjadi "Anas Nasional Sejahtera". Penggantian dilakukan pada 2015 seiring dengan kebijakan pemerintah yang mengharuskan PO menjadi sebuah PT.