Kisah Haru 4 Pemilik PO Bus yang Datang dari Keluarga Tak Mampu, dari Anak Petani hingga Punya SPBU dan Restoran Mewah

Wahyu Sibarani
Kiprah para bos PO Bus ini tentunya perlu dipelajari tidak hanya untuk jadi inspirasi tapi juga cara untuk menjalani hidup. (Foto: Istimewa)

Setelah menikah, Muhadi berhenti menjadi kondektur dan sempat usaha berjualan cabai. Namun tidak membuahkan hasil. Dia pun kembali bekerja di tambak bersama orangtuanya.

Peruntungannya berubah ketika dia mencoba bisnis bambu. Usahanya sukses dan dia pun kemudian membangun grup bisnis Dedy Jaya Group yang juga menaungi bisnis transportasi PO Dedy Jaya.

Muhadi bersyukur, jerih payah di masa mudanya membuahkan hasil untuk perekonomian keluarga dan masyarakat dalam hal lapangan pekerjaan. Saat ini total karyawannya berjumlah 5.400 orang.Mereka tersebar di berbagai unit bisnis yang dimiliki oleh Dedy Jaya Group.

3. Yustinus Soeroso, Pemilik PO Bus Rosalia Indah

Dalam kamus perjuangan Yustinus Soeroso yang biasa dipanggil Pak Roso, fokus pada pekerjaan, bekerja keras dan tulus ada tiga kunci dalam hidupnya.

Pak Roso ini merintis usaha dari nol. Awalnya banyak yang mengira sang pemilik berasal dari orang berada. Namun, Pak Rono mengatakan bahwa dirinya terlahir dari keluarga kurang mampu.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jelang Armuzna, DPR Wanti-Wanti Penyaluran Makanan hingga Bus Jemaah Haji

57 tahun lalu

Bus Terbakar usai Ditabrak Kereta di Thailand, 8 Orang Tewas 25 Luka-Luka

57 tahun lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

57 tahun lalu

16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal