Harga Motor Matik Bekas Turun Jadi Rp4 Jutaan, Pedagang Ngeluh Sepi akibat Corona

Riyandy Aristyo
Dampak virus corona penjualan motor bekas menurun memaksa pedagang memotong harga menjadi Rp4 jutaan. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Di masa pandemi virus corona (Covid-19), penjualan sepeda motor turun signifikan. Pedagang motor bekas terpaksa menurunkan harga untuk menarik minat pembeli.

Pemilik jual beli motor bekas, Abadi Jaya Motor Depok, Satriawan mengatakan, sebelum masa pandemi, motor yang dijual dengan harga Rp7 juta ke atas, masih banyak yang membeli. Paling laku ata-rata jenis matik.

"Saya jual motor matik di kisaran harga Rp7-Rp9 jutaan masih banyak yang beli. Tapi, setelah virus corona penjualan menurun, sampai harus memotong harga jadi Rp4 jutaan," ujarnya, saat dihubungi iNews.id, Jumat (1/5/2020).

Meski harga motor matik sudah diturunkan penjualan masih jauh dari target. "Kalau satu atau dua orang sih ada saja yang beli, tapi seminggu. Sebelumnya, seminggu bisa jual sampai 20 motor," ujarnya.

Satriawan mengungkapkan yang membeli motor bekas kebanyakan konsumen yang beralih menjadi tukang ojek online karena korban PHK di perusahaannya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Penjualan Motor di Indonesia Naik, Pembiayaan FIFGROUP Terdongkrak 7,64 Persen 

57 tahun lalu

Penjualan Motor Suzuki Tembus 16.000 Sepanjang 2025, Intip Kontributor Terbesar

57 tahun lalu

Penuh Tantangan, AISI Prediksi Penjualan Motor 6,7 Juta Unit di 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal