2 Pemilik PO Bus Ini Pilih Keluar dari PNS, Kini Ada yang Punya Ratusan Bus Beromzet Miliaran Rupiah

Muhamad Fadli Ramadan
H Hasanuddin Adnan (PO SAN) dan Oni Febrianant (PO AO Transport) memilih keluar dari pekerjaan mapan sebagai PNS. (Foto: Tangkapan Layar PerpalZ TV)

Wawasan mengenai transportasi ini membuatnya melihat banyak peluang bisnis selain menjadi PNS. Dia mengawali usaha melalui angkutan truk.

"Karena awalnya kan Bengkulu tahun 1968 pecahan dari Provinsi Sumatera Selatan. Provinsi ini berawal dari karesidenan. Tahun 1969-70 saya tamat SMA sudah bergabung ke PNS pemprov, tugas saya banyak di kendaraan," katanya

Hasanuddin mengungkapkan, saat usahanya berkembang dirinya memutuskan keluar dari PNS. "Waktu itu saya minta berhenti. Namun atasan saya menolak. Bahkan, surat pengunduran diri saya dirobek-robek. Atasan saya bilang putra daerah dibutuhkan," ujarnya. 

Dia menjelaskan tidak semua putra daerah harus menjadi PNS. Daerah ini membutuhkan alat transportasi yang baik, sehingga memilih meneruskan usaha yang berkembang. 

Dalam filosofi bisnisnya, Hasanuddin menekankan kualitas layanan. Bukan pada seberapa banyak mobil dimiliki. "Saat ini umur saya sudah 70 tahunan lebih. SAN tak perlu ribuan bus. Yang penting bus bisa beroperasi dengan pelayanan terbaik, sehingga perusahaan sehat," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

57 tahun lalu

16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia

57 tahun lalu

Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diserbu Penumpang, Pramono bakal Tambah Bus

57 tahun lalu

Karyawan PO Bus Kena PHK gegara Kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Study Tour

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal