Vietnam Larang Motor Bensin Beroperasi Tahun Depan, Efeknya Mengejutkan!

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi motor bensin di Vietnam. (Foto: Ilustrasi AI)

Secara total, tahun ini VinFast telah menjual sebanyak 234.536 unit motor listrik dalam sembilan bulan. Angka tersebut naik 489 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. 

Respons Kontra Mulai Bermunculan

Meski maksudnya baik untuk menurunkan tingkat polusi di Vietnam, pelarang yang dilakukan pemerintah Vietnam itu menimbulkan beragam komentar. Kedutaan Besar Jepang dan sejumlah produsen terkemuka mengatakan, larangan tersebut bisa menyebabkan hilangnya lapangan pekerjaan.

Selain itu, kebijakan tersebut juga dapat mengganggu pasar senilai 4,6 miliar dolar AS. Sebab, saat ini pasar sepeda motor di Vietnam didominasi oleh Honda. Meski produsen asal Jepang itu memiliki lini mode motor listrik, tapi harganya relatif tinggi.

Vietnam juga merupakan salah satu pasar sepeda motor terbesar, di mana hampir 80 persen dari 100 juta penduduk memiliki kendaraan roda dua tahun lalu. Ini menjadikan Vietnam salah satu negara dengan tingkat kepemilikan sepeda motor tertinggi di dunia.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ditargetkan Rampung Akhir Tahun, Begini Progres Pembangunan Pabrik BYD dan VinFast di Subang

57 tahun lalu

GIAMM Ungkap BYD dan VinFast Belum Capai Kesepakatan dengan Industri Komponen Indonesia

57 tahun lalu

Baterai Jadi Komponen Termahal Mobil Listrik, VinFast Terapkan Sistem Langganan

57 tahun lalu

Ofero Luncurkan Motor Listrik Carria 1, Jarak Tempuh Tembus 130 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal