Ketika bentuk dari roller sudah mulai berubah karena berbagai dampak pemakaian, maka fungsinya pun tidak berjalan dengan optimal ketika Anda mengendarai motor. Jika ingin mengetahui kondisi dari komponen ini, maka tidak bisa hanya dengan merasakannya ketika sedang mengendarai motor.
Pemilik perlu membuka penutup CVT dan mengangkat komponen ini. Dengan begitu, dapat terlihat apakah roller masih berada dalam kondisi yang baik atau sudah perlu dilakukan penggantian.
3. Kampas Kopling
Komponen motor matic ketiga yang akan dibahas kali ini yaitu kampas kopling. Secara umum, fungsi dari komponen ini yaitu untuk menjadi penghubung antara mesin dan sistem transmisinya.
Salah satu kebiasaan kurang baik yang umum dilakukan pengendara motor matic yaitu ketika secara bersamaan menggunakan rem dan gas. Hal ini dapat memicu komponen kampas kopling menjadi semakin cepat rusak.
Dengan memainkan rem dan gas secara bersamaan, maka dapat menyebabkan terjadinya gesekan yang tidak wajar. Selanjutnya, mangkok kampas kopling pada motor Anda dapat menjadi lebih panas dari kondisi normalnya.