Thomas Wijaya berharap pemerintah melanjutkan penerapan kebijakan insentif maupun subsidi hingga akhir tahun agar daya beli masyarakat bisa tetap terjaga.
Di sisi lain, persaingan di pasar sepeda motor listrik semakin sengit. Ini seiring dengan serbuan merek-merek motor China. Namun, AHM menyambut positif dengan kehadiran kompetitor yang diharapkan bisa menggairahkan pasar kendaraan listrik di Indonesia.
Thomas Wijaya menilai konsumen memiliki kebutuhan mobilitas berbeda. Mereka akan memilih kendaraan sesuai dengan kegunaannya.
"Tergantung kebutuhan mobilitasnya seperti apa. Performanya seperti apa, tentu penggunanya akan berbeda. Jadi masing-masing ada segmennya," katanya.
Thomas Wijaya menyebutkan AHM memiliki keunggulan ekosistem pendukung motor listrik, yaitu jaringan bengkel yang tersebar di seluruh Indonesia, ketersediaan dan keterjangkauan suku cadang, serta opsi pengisian daya.
"Kita punya jaringan bengkel yang tersebar. Semua bengkel itu bisa menangani purnajual dari motor listrik. Ketersediaan suku cadang kita dan keterjangkauannya itu juga kita pastikan di seluruh Indonesia," ujarnya.