"Keselamatan berkendara tidak hanya dilihat dari safety driving, tapi juga defensive driving. Ini penting agar terhindar dari kecelakaan yang disebabkan pengendara lain," ujar Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, beberap waktu lalu.
"Meski sudah berada di lajur yang benar dan sesuai dengan panduan safety driving, pengendara harus tetap waspada dengan pengendara lain, terutama kendaraan berukuran besar," kata Sony.
Menurutnya, kebanyakan pengendara sudah mengerti cara berkendara yang baik dan aman. Namun, hanya sedikit yang mengetahui tentang defensive driving.
"Kebanyakan orang paham safety driving, cara mengemudi aman. Tetapi tidak mengantisipasi kecelakaan yang disebabkan pengemudi lain karena jarang disosialisasikan kepada pengendara," katanya.
Dalam defensive driving, pengendara harus menjaga jarak kendaraan, menjaga kecepatan, waspada dengan kendaraan di sekeliling dan teliti saat melihat objek yang berpotensi bahaya. "Semua dapat terjadi di jalan. Untuk itu, tetap waspada dengan kondisi lingkungan sekitar," katanya.
Sekadar informasi Moses Bagus Prakoso ditabrak pengemudi mobil Avanza berpelat B 2926 KFI hingga tewas di gerbang Tol Cakung-Kelapa Gading, Jakarta Timur, pada Rabu (14/6/2023). Kala itu Moses sedang mengendarai motor PCX berpelat B 5595 KCH.