Pelukan Usai Balapan, Valentino Rossi Sebut Pembalap MotoGP Zaman Now Palsu

Tangguh Yudha
Menurut Valentino Rossi cara yang tepat bagi pembalap adalah mengungkapkan emosi ketimbang memperlihatkan sikap dibuat-buat. (Foto: Reuters)

“Manusiawi apabila Anda membenci mereka yang melakukan hal sama seperti Anda atau lebih baik dari Anda. Tidak peduli apakah Anda seorang dokter, pembuat pizza, seorang pembalap. Selalu menyembunyikannya akan membuatnya terasa lebih palsu,” ujarnya.

Membangun citra baik memang diperlukan para pembalap MotoGP saat ini untuk melindungi sponsor yang mereka bawa. Ini juga akan meningkatkan nilai mereka agar terlihat seperti pembalap dengan sikap yang baik.

“Sekarang, apa pun yang Anda katakan akan terdapat dalam lebih dari 300 situs dan Anda harus menanggung konsekuensinya, setidaknya selama dua pekan. Anda melakukan wawancara setengah jam dan semua orang mencari judul clickbait. Ini menjengkelkan," katanya.

Sepanjang karier di MotoGP, Valentino Rossi memiliki beberapa rival tangguh yang dikenang penggemarnya hingga saat ini. Sebut saja persaingannya dengan Max Biaggi, Sete Gibernau, Casey Stoner, Jorge Lorenzo, dan Marc Marquez.

Ini membuat MotoGP semakin menarik disaksikan karena menantikan aksi menarik lain dari rivalitas panas dua pembalap yang tak pernah menutupi ketidaksukaannya pada lawan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
24 jam lalu

Marc Marquez Kritik Aturan Baru MotoGP 2027, Soroti Satu Hal Penting

13 jam lalu

Valentino Rossi Ungkap Pencapaian Terbesar di MotoGP, Bukan 9 Gelar Juara Dunia

2 hari lalu

Resmi! Fabio Quartararo Gabung Honda, Tinggalkan Yamaha usai 8 Tahun Bersama

5 hari lalu

Jelang MotoGP 2026, Sirkuit Mandalika bakal Dipercantik Termasuk Dicat Ulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal