1. Kampas Kopling
Bagian ini yang harus diperhatikan adalah ketebalannya. Jika karet kampas kopling sudah di bawah batas, biasanya tarikan tenaga motor akan berkurang.
"Saat pengemudi menarik gas secara kuat, hanya terdengar suara mesin yang keras, tapi tidak ada tenaganya. Jika dibiarkan terus-menerus, bisa merusak mangkok kopling," katanya.
2. V-Belt
Komponen ini bisa dibilang paling vital karena menghubungkan mesin ke roda agar motor bisa berjalan. Tanda-tanda V-Belt akan mengalami kerusakan bisa dilihat dari bentuk karet yang sudah retak dan terdengar suara mendecit.
"Dari buku pedoman, V-Belt harus diperiksa secara berkala setiap 8.000 km. Sementara usia pemakaiannya tak lebih dari 24.000 km," ujar Anjas.
3. Roller Weight
Jika bagian V-Belt rusak, komponen yang paling berpengaruh adalah roller weight. Biasanya, V-Belt yang bermasalah bisa membuat komponen ini rusak atau 'peyang'.