Ganti Air Radiator Motor Berapa Bulan Sekali? Banyak Biker Masih Salah Kaprah

Dani M Dahwilani
Pertanyaan soal ganti air radiator motor berapa bulan sekali menjadi hal penting yang sering diabaikan pengendara. (Foto: Suzuki)

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah motor keluaran terbaru kini sudah dilengkapi radiator untuk menjaga suhu mesin tetap stabil. Namun, masih banyak pemilik kendaraan yang belum memahami kapan waktu ideal mengganti cairan pendingin radiator agar performa motor tetap optimal.

Pertanyaan soal ganti air radiator motor berapa bulan sekali menjadi hal penting yang sering diabaikan pengendara. Padahal, keterlambatan mengganti coolant bisa memicu endapan karat dan kotoran di saluran radiator hingga menyebabkan mesin cepat panas.

Dilansir dari laman Suzuki, mengganti cairan radiator bukan sekadar mengisi ulang air biasa. Proses ini penting untuk membersihkan sisa endapan, lumpur, hingga serbuk logam yang mengganggu sistem pendinginan mesin. 

Berikut beberapa tips menjaga performa air radiator motor agar tetap awet dan tidak mudah overheat.

1. Gunakan Coolant Khusus, Jangan Air Keran

Masih banyak pengendara menggunakan air keran atau air sumur karena dianggap lebih hemat. Padahal, air biasa mengandung mineral yang bisa memicu kerak di dalam radiator.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanda-Tanda Radiator Mobil Rusak, Pahami Penyebabnya Jangan Sampai Mesin Overheat

57 tahun lalu

Terungkap! Bus Transjakarta Berasap di Pancoran Akibat Radiator Bocor

57 tahun lalu

Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem, Ini Bagian Mobil yang Perlu Dipantau

57 tahun lalu

4 Penyebab Radiator Mobil Bocor, Jangan Sampai Mesin Overheat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal