Bukan Mobil, Produksi Kendaraan Listrik di Indonesia Dimulai dari Sepeda Motor

Riyandy Aristyo
Kemenperin menyatakan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) berbasis baterai di Indonesia dimulai dari sepeda motor. (Foto: Grafis)

"Usia baterai listrik bisa mencapai 10-15 tahun. Artinya, sepuluh tahun ke depan perlu dipersiapkan fasilitas recycling (daur ulang) untuk memperoleh nilai tambah baru baik
berupa material di dalamnya, seperti lithium, nikel, cobalt, mangan dan copper," katanya.

Proses daur ulang dapat meningkatkan pemanfaatan material, baik lithium dan mangan yang berupa carbonat dan nikel serta cobalt berupa sulfat yang dapat diperoleh dengan maksimal sehingga proses circular ekonominya mencapai titik optimal.

Menurut Taufiek, penguasaan teknologi recycling perlu dipikirkan dari sekarang seperti hydrometalurgi dan penggunaan teknologi AI ssrta robotik termasuk skill baru dalam pemrosesan baterai listrik.

"Baterai listrik terdiri dari cell, modul dan pack yang masing-masing diikat kuat oleh perekat yang membutuhkan keahlian khusus mengingat prasarat safety dan treatment baterai listrik berbeda dengan treatment baterai non-lithium," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Prabowo: Sebentar Lagi Kita Punya Motor Listrik Nasional, Launching Beberapa Minggu Ini

10 hari lalu

Mengintip Deretan Motor Listrik di PRJ 2026, Jadi Magnet Pengunjung

15 hari lalu

Ofero Luncurkan Motor Listrik Carria 1, Jarak Tempuh Tembus 130 Km

17 hari lalu

Akselerasi Kendaraan Listrik, Ekosistem dan Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal