Viral Mobil Listrik Antre Berjam-jam di Stasiun Charging, Lebih Lama dari Isi Bensin

Dani M Dahwilani
Infrastruktur stasiun di AS kurang, pemilik mobil listrik terpaksa menunggu EV lain untuk mengisi daya hingga berjam-jam. (Foto: Facebook)

JAKARTA, iNews.id - Harga bahan bakar terus naik mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Apakah ini menjadi solusi dalam waktu beberapa tahun ke depan? 

Namun, membeli kendaraan listrik bukanlah obat untuk semua kesengsaraan saat ini. Kecuali infrastruktur stasiun charging (SPKLU) tersedia banyak. 

Dilansir dari Carscoops, Senin (28/3/2030), menurut Harga Gas AAA, harga rata-rata satu galon bensin reguler di seluruh Amerika Serikat (AS) saat ini adalah 4,252 dolar AS, sementara di California harganya mengejutkan 5,855 dolar AS per galon. Harga yang terus naik, membuat pengendara mengantre menghemat uang selagi bisa. 

Di sisi lain, sebagian besar produsen mobil berjanji untuk memperkenalkan lebih banyak kendaraan listrik dari VW hingga Maserati. Bahkan, mereka berjanji untuk menggunakan listrik sepenuhnya pada akhir dekade ini. 

Namun, tidak masalah berapa banyak kendaraan listrik di jalan jika tidak ada tempat untuk menyambungkannya. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Baru Ada 4.892 SPKLU di Indonesia, Pemerintah Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur EV

57 tahun lalu

J5 Hybrid Belum Jadi Prioritas, Jaecoo Pilih Fokus Penuhi Pesanan Model EV

57 tahun lalu

Armada Kendaraan Listrik Grab Tembus 28.000 Unit, Target Tambah 3 Kali Lipat hingga Akhir Tahun

57 tahun lalu

Xpeng X9 Facelift dan G6 Pro AWD Meluncur di Indonesia, Benamkan Teknologi AI Terbaru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal