Terdengar dari not-not yang dipencet oleh sopir bus tersebut sebuah lagu anak-anak, yakni Naik-Naik ke Puncak Gunung. Hebatnya, sang sopir bus memencet tuts pianika tanpa melihatnya.
Pianika yang digunakan untuk klason bus tersebut sudah dimodifikasi sehingga tidak perlu lagi udara untuk mengeluarkan nada. Modul tertanam di dalam pianika terlihat dari berbagai warna kabel yang keluar dari lubang udara pianika.
Jika sopir bus tersebut hafal not-not lagu lain, maka suara yang dihasilkan akan berbeda, yang menjadi keunggulan klakson pianika ini. Tetapi, ini juga dapat berbahaya karena konsentrasi sopir bus jadi terpecah.
Sebab itu, banyak netizen yang menyarankan sopir bus tersebut tetap fokus mengendarai bus dan menggunakan klakson biasa. Tapi, banyak juga yang terpukau dengan kemampuan sopir bus bermain pianika.
“Kirain klaksonnya otomatis, ternyata pakai pianika. Kreatif seali (emot tertawa),” kata @sintanur***.