Tesla Klaim Mobil Full Self-Driving 10 Kali Lebih Aman dari Manusia, Senator AS Minta Bukti

Dani M Dahwilani
Klaim Tesla teknologi Full Self-Driving (FSD) 10 kali lebih aman dibandingkan pengemudi manusia menjadi sorotan serius di Amerika Serikat (AS). (Foto: Tesla)

Dalam upayanya memperluas penggunaan Full Self-Driving di kawasan Eropa, Tesla dilaporkan menyampaikan proyeksi keselamatan yang dianggap terlalu optimistis kepada sejumlah regulator.

Reuters melaporkan manajer kebijakan Tesla, Ivan Komusanac, pernah mengirim surat elektronik kepada regulator Swedia yang menyebut FSD berpotensi menyelamatkan 32.000 nyawa dan mencegah 1,9 juta cedera.

Belakangan diketahui angka tersebut berasal dari simulasi berbasis data Amerika Serikat dengan asumsi seluruh kendaraan digantikan oleh Tesla yang menggunakan FSD.

Otoritas Transportasi Swedia pun menyatakan akan melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap data yang diajukan sebelum memberikan dukungan terhadap penggunaan teknologi tersebut.

Kontroversi ini menjadi tantangan baru bagi Tesla yang selama ini menjadikan teknologi Full Self-Driving sebagai salah satu senjata utama dalam persaingan kendaraan listrik global. Di tengah ambisi memperluas penggunaan sistem swakemudi, perusahaan dituntut membuktikan bahwa klaim keselamatan yang disampaikan benar-benar didukung data yang transparan dan dapat diverifikasi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Tesla Recall Cybertruck akibat Roda Terancam Lepas

57 tahun lalu

Iran Tetapkan Tesla Salah Satu Target Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal