Dari hasil investigasi ditemukan Rouf mengabaikan indikator peringatan pada dashboard. Itu menunjukkan tekanan udara dalam sistem pengereman tidak mampu bekerja optimal.
"Meskipun sudah ada alarm yang berbunyi di dashboard, yang menandakan penurunan tekanan udara mengganggu kemampuan rem, pengemudi tidak segera melakukan tindakan yang diperlukan," katanya.
Brigjen Pol Slamet menyebutkan pengemudi truk tidak memanfaatkan jalur penyelamat (darurat)sebelum peristiwa itu terjadi. Terlihat dalam video truk berada di jalur paling kanan melewati jalur yang dibangun khusus untuk kendaraan dengan masalah rem blong.
“Di Cipularang terdapat beberapa titik jalur penyelamat di KM 116, KM 92, dan KM 91 yang dapat digunakan jika kendaraan tidak dapat mengerem dengan baik. Namun, jalur ini tidak digunakan pengemudi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan siapa saja yang bertanggung jawab atas kecelakaan ini,” ujar Slamet.