Sopir Sering Jadi Penyebab Kecelakaan Truk, KNKT Minta Pemerintah Bikin Sekolah Pengemudi

Muhamad Fadli Ramadan
KNKT menilai maraknya kecelakaan truk di Indonesia karena banyak pengemudi tidak terdidik dan mendapat pelatihan dengan baik. (Foto: Dok)

JAKARTA, iNews.id - Kasus kecelakaan truk kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Dugaan awal terjadi karena pengemudi kurang mahir dalam mengendarai kendaraan besar. Sebab itu, sekolah pengemudi truk dibutuhkan untuk mencegah hal serupa terulang.

Plt Ketua Subkomite Lalu Lintas Angkutan Jalan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan mengungkapkan maraknya kecelakaan truk di Indonesia karena banyak pengemudi tidak terdidik dan mendapat pelatihan dengan baik.

Wildan memberikan contoh bagaimana seorang pilot mendapatkan lisensi untuk menerbangkan pesawat. Dia menjelaskan seorang pilot harus memiliki pengalaman terbang selama 1.500 jam, baru bisa mengikuti sertifikasi untuk mendapatkan Commercial License Pilot.

"Pilot tidak serta merta bisa menerbangkan semua pesawat, harus memperoleh sertifikat untuk setiap jenis pesawat yang akan diterbangkan. Karena setiap pesawat beda merek, beda tipe, teknologinya bisa berbeda," kata Wildan, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Wildan, kebanyakan pengemudi bus dan truk di Indonesia bisa mengemudi karena belajar otodidak. Tidak memiliki pemahaman mendalam terhadap keselamatan dan keamanan di jalan raya dalam mengemudikan kendaraan besar.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

KNKT Belum Bisa Pastikan Kapan Investigasi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Selesai, Ini Alasannya

Mobil
13 hari lalu

Viral, Sopir Boks Rela Ditabrak demi Selamatkan Truk Nyaris Jatuh ke Jurang

Nasional
21 hari lalu

KNKT Selidiki Persinyalan Kereta Api Imbas Kecelakaan di Bekasi, Cari Kelemahan Sistem

Nasional
21 hari lalu

Polisi bakal Periksa Masinis hingga Sopir Taksi Green SM terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal