Soal Mobil Listrik, Toyota Ingatkan Amerika Masih Banyak Rintangan dan Pasar Belum Siap 

Dani M Dahwilani
Toyota menyampaikan petisi kepada pemerintah untuk memikirkan kembali larangan menyeluruh penjualan mobil konvensional (ICE) digantikan EV. (Foto: Carscoops)

Namun, mereka masih berkomitmen menawarkan beberapa opsi drivetrain daripada menggunakan kendaraan listrik baterai. 

Toyota beralasan antara BEV dan PHEV, keduanya menghasilkan manfaat lingkungan serupa, tetapi biaya kepemilikan BEV jangka panjang "jauh lebih tinggi" daripada biaya PHEV.   

Toyota bukan satu-satunya pabrikan mobil besar yang menahan diri dari all-in menuju masa depan EV.  Baru-baru ini, CEO BMW Oliver Zipse mengatakan permintaan kendaraan ICE tetap akan kuat selama beberapa tahun mendatang.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal