Sejarah Logo Audi, Gabungan 4 Perusahaan Otomotif saat Terjadi Krisis

Bertold Ananda
Logo empat cincin Audi merupakan lambang penggabungan empat produsen otomotif, yakni Audi, DKW, Horch, dan Wanderer. (Foto: Audi)

Lambang Audi 

Pada awal 1930-an dunia mengalami krisis global sehingga banyak perusahaan bangkrut dan membuat perjanjian kerja sama dengan pesaingnya.  

Hal tersebut terjadi pada merek Audi. Pada 1932 dalam upayanya tetap bertahan, Horch August menyetujui persyaratan Bank Saxon untuk merger dengan beberapa perusahaan, DKW, Horch dan Wanderer.  

Di sinilah awal logo empat cincin Audi lahir. Ini sebagai lambang penggabungan empat produsen kendaraan yang sebelumnya independen, yakni Audi, DKW, Horch, dan Wanderer. Perusahaan-perusahaan ini membentuk akar dari apa yang sekarang Audi AG. 

Dunia kembali dilanda krisis akibat peperangan yang terus terjadi dalam kurun waktu lama. Pada 1941, perang menyebabkan rantai produksi mobil putus.  

Merek Audi sempat berada di bawah kendali Daimler Group pada 1958. Akhirnya pada 1964 Audi melakukan transisi bekerja sama di bawah naungan Volkswagen Group sampai sekarang. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Audi Siap Boyong Mobil Mewah Baru Q-Series ke Indonesia, Intip Bocorannya

57 tahun lalu

Pengemudi Audi yang Terobos Tol JORR Tak Ditilang, tapi Ditagih Bayar Tunggakan

57 tahun lalu

Polisi Tak Tilang Pengemudi Audi yang Terobos Tol JORR, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Sopir Mobil Audi Terobos GT Ampera Tol JORR Teridentifikasi, Diduga Depresi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal