Salah Strategi, Mobil China Belum Mampu Goyang Pabrikan Jepang di Indonesia

Wahyu Sibarani
Penjualan mobil China di 2023 bak langit dan bumi, belum mampu saingi pabrikan Jepang di Indonesia. (Foto: Dok iNews.id)

Sebelumnya, Vice President PT Chery Sales Indonesia Harry Kamora pernah mengatakan mobil-mobil China memang butuh perjuangan keras untuk bisa mendobrak dominasi mobil Jepang di Tanah Air.

"Saat ini masyarakat Indonesia memang masih terlalu mobil Jepang segmented," ujarnya.

Dia sendiri meyakini ke depan mobil-mobil China bisa mengusik mobil-mobil buatan Jepang. Hanya saja mobil-mobil China itu masing-masing hanya mampu mengambil 2,5 persen total pasar otomotif Indonesia.

Perlu diketahui saat ini penjualan otomotif di Indonesia per tahun rata-rata ada di angka 1 juta unit. "Bayangin saja jika masing-masing bisa mengambil 2,5 persen dari total penjualan pasar otomotif Indonesia. Jumlahnya bisa mencapai 250.000 unit per tahun. Sudah pasti hal itu akan bikin pabrikan Jepang khawatir," ujar Harry Kamora.  

Namun, faktanya hingga saat ini persentase tersebut sulit didapat oleh setiap merek mobil China yang jualan di Indonesia. Persentase baru didapat saat seluruh penjualan mobil-mobil merek China dikumulasikan jadi satu seperti yang terjadi sepanjang Januari-November 2023.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
17 jam lalu

Invasi Mobil China di IIMS 2026, Jepang Bertahan Andalkan Hybrid dan ICE

Internasional
2 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
5 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal