PSA Ingin Segera Buka 2 Pabrik di Prancis, Serikat Pekerja Menolak

Dani M Dahwilani
Presiden AS Donald Trump meminta General Motors Co (GM) segera membangun ventilator yang sangat dibutuhkan pasien virus corona (Covid-19). (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Produsen mobil Prancis, PSA Group, yang membawahi merek Peugeot dan Citroen ingin membuka kembali pabrik di Eropa. Saat ini, pabrik ditutup sementara untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Dilansir dari Reuters, Minggu (29/3/2020), PSA telah menangguhkan produksi di semua pabriknya di Eropa hingga 27 Maret 2020. Namun, mereka tidak memberikan target tanggal mulai kembali produksi.

PSA mengatakan dua pabrik percontohan di Valenciennes dan Douvrin, Prancis utara, mungkin dapat memulai kembali pada awal April. Tapi, serikat pekerja menolaknya. Mereka menilai langkah tersebut terlalu cepat.

“Langkah-langkah kesehatan cukup kuat, tetapi waktunya belum tiba. Kami menganggap memulai kembali pekerjaan prematur selama puncak epidemi tidak ada di belakang kami," ujar Sebastien Leroy, anggota serikat CFTC di pabrik pembuatan gearbox Valenciennes.

PSA ingin memulai kembali pabrik mesin di Douvrin pada 3 April dan Valenciennes pada 30 Maret. Di Prancis sendiri jumlah penduduk yang terpapar corona mencapai 38.105 orang, 2.317 meninggal dan 5.724 sembuh.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Ganti Ban Mobil Apakah Harus Merek yang Sama? Ini Harus Diperhatikan

57 tahun lalu

Vaksin Covid-19 Terbaru Resmi Rilis, FDA Approve! 

57 tahun lalu

Ilmuwan Temukan Virus Corona Terbaru Bisa Menyebar seperti Covid-19, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal