Ranggy menjelaskan Jetour T2 merepresentasikan filosofi Travel+ melalui tiga pilar utama yaitu kemampuan off-road yang tangguh, memberikan kepercayaan diri penuh untuk menaklukkan berbagai medan. Kedua, ruang kabin yang lapang dan serbaguna, dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan mobilitas, mulai dari perjalanan bersama keluarga, perjalanan jarak dekat maupun jauh, hingga aktivitas luar ruang. Ketiga, fitur cerdas dan teknologi modern dihadirkan untuk memberikan rasa aman, kenyamanan menyeluruh, serta pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan.
Brand Manager PT Jetour Sales Indonesia, Arief Sutrisno menambahkan di balik strategi Travel+ terdapat keyakinan setiap perjalanan memiliki cerita dan nilai tersendiri, baik saat menjelajah rute baru maupun menjalani rutinitas harian bersama keluarga. "Jetour berkomitmen menghadirkan kendaraan yang mampu menambah kualitas setiap momen tersebut. Setiap produk kami dirancang dengan semangat Travel+ untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan, bermakna, dan relevan bagi para penggunanya,” kata Arief.
Dia menerangkan, Selain desain standar Jetour T2 juga hadir dengan dua opsi modifikasi di market global yang menonjolkan karakter ekstrem dari filosofi Travel+. Pertama adalah T2 Dark Knight menghadirkan balutan shadowy metallic matte armor layaknya perisai. Kemudian, T2 Nexus Sentinel hadir dengan palet warna dan sentuhan premium yang menonjolkan kesan rapi dan presisi.
Jetour juga memberikan fleksibilitas personalisasi yang memungkinkan konsumen menyesuaikan kendaraan dengan gaya hidup dan hobi masing-masing. Mulai dari set-up camping hingga konfigurasi khusus bagi penggemar lure fishing.
Di Indonesia, Jetour T2 ditawarkan dengan harga Rp588 juta on the road Jabodetabek. Namun, khusus untuk 500 konsumen pertama Jetour T2 dibanderol Rp568 juta.