Dia menerangkan komposisi mobil hybrid masih cukup kecil jika dibandingkan dengan konvensional. Meski teknologinya sudah lama hadir, masih banyak yang berpikir menghadirkan segmen tersebut biaya operasionalnya cukup tinggi.
"Jika dilihat dari komposisi pasar, pengguna hybrid baru mencapai 7 persen masih kecil. Namun, jika komposisinya meningkat, misalnya 20 persen, maka skala ekonomi akan menurun karena teknologi akan semakin massal," katanya.
Ogi menyampaikan teknologi hybrid mulai diperkenalkan pada mobil di segmen menengah. Tidak menutup kemungkinan di masa depan teknologi ini bisa diterapkan pada segmen lebih rendah.
"Kami masih kembangkan, maksudnya kami masih pelajari. Seperti Avanza, sebetulnya produk muncul dari kebutuhan masyarakat," ujarnya.