Penjualan Tesla Disalip, Elon Musk Tuduh Produsen Mobil Listrik China Bikin Persaingan Tidak Sehat

Muhamad Fadli Ramadan
Elon Musk menuduh kehadiran mobil listrik China membuat persaingan otomotif global menjadi tidak sehat. (Foto: Reuters/GONZALO FUENTES)

Tampaknya, China akan mengulangi kesuksesan tersebut pada 2024. Ini seiring dengan upaya BYD dan pabrikan China lainnya memasuki pasar global.

Menghadapin ini, Tesla dikabarkan memulai produksi crossover murah pada 2025 yang diberi kode Redwood. Mobil ini akan masuk dalam segmen entry-level yang ditujukan kepada pembeli baru.

Dikabarkan, Tesla akan menjual mobil baru tersebut dengan harga kurang dari 30.000 dolar AS atau setara Rp470 jutaan. Meski memiliki harga murah, tapi mobil listrik iniakan dibekali teknologi canggih.

Mobil pertama akan dibangun di pabrik Tesla, Texas pada paruh kedua 2025. Produksi kemungkinan akan diperluas ke pabrik-pabrik lain di luar AS pada tahun berikutnya.

Peringatan Elon adalah pengakuan yang langka dari pemimpin perusahaan Barat, bahwa China telah menjadi kekuatan dominan dalam industri mobil listrik. China telah berinvestasi besar-besaran dalam teknologi mobil listrik selama beberapa tahun terakhir, mengembangkan produk kompetitif dengan harga terjangkau.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok

57 tahun lalu

Lepas Boyong Mobil Listrik E4 EV ke Indonesia, Jarak Tempuh Tembus 500 Km

57 tahun lalu

BAIC Bakal Luncurkan SUV Listrik Baru T1 di Indonesia, Isi Daya Cuma 25 Menit

57 tahun lalu

Diduga Gunakan Fitur Autopilot, Mobil Listrik Tesla Tabrak Rumah Tewaskan Lansia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal