Penjualan Mobil Listrik Lesu, Kenyataan Pahit Mulai Dirasakan General Motors dan Mercedes-Benz

Wahyu Sibarani
Ilustrasi mobil listrik. (Foto: Ist)

Kondisi itu membuat GM terpaksa membatalkan keinginan memproduksi 100.000 mobil listrik pada semester kedua tahun ini. Mereka tidak mau mobil listrik itu justru cuma nangkring di pabrik tanpa dikirim ke konsumen.

"Saat kita melangkah jauh untuk transformasi ke mobil listrik, ternyata kini ada banyak kendala," kata dia.

Bos lain yang mengeluh adalah CFO Mercedes-Benz Harald Wilhelm. Dia mengatakan saat ini sangat susah menjual mobil listrik.

Sampai-sampai mereka harus rela memberikan diskon agar mobil listrik itu tetap terjual. "Ini kenyataan yang brutal. Saya tidak bisa membayangkan kondisi berkelanjutan yang diinginkan semua orang ini terus berlanjut ke depan seperti sekarang," keluhnya.

Kenyataannya Mercedes-Benz bukan satu-satunya yang rela memotong harga mobil listrik. Tesla bahkan sudah mulai strategi pemotongan harga agar bisa tetap terdepan di pasar mobil listrik.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Intip Fitur Unik Chery Q, Bisa Parkir Otomatis hingga Speaker Eksternal

3 hari lalu

Pabrikan Otomotif Minta Insentif Lebih Adil, Tak Hanya untuk Mobil Listrik

4 hari lalu

Viral Mobil Listrik Hantam Kaca Gedung di SCBD, Kasus Berakhir Damai

5 hari lalu

Jaecoo Bakal Luncurkan Mobil Bisa Parkir Sendiri Tanpa Pengemudi di GIIAS 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal