Pengamat: Chevrolet Hengkang Tak Akan Pengaruhi Industri Otomotif Indonesia

Riyandy Aristyo
Pengamat memandang hengkangnya Chevrolet dari pasar Indonesia tidak akan memengaruhi industri otomotif Tanah Air. (Foto: Carscoops)

JAKARTA, iNews.id - Hengkangnya Chevrolet dari pasar Indonesia tidak akan memengaruhi industri otomotif Tanah Air. Hal tersebut diungkapkan pengamat otomotif, Bebin Djuana.

"Tidak terlalu berpengaruh di industri (otomotif) Indonesia. Merek mereka (Chevrolet) juga penjualannya tak terlalu besar," ujar Bebin di Jakarta.

Selain itu, perginya Chevrolet juga tak akan membuat pabrikan mobil luar enggan masuk ke Indonesia. Jumlah 270 juta penduduk Indonesia menjadi peluang bagi pelaku industri otomotif.

"Tidaklah, pabrikan baru pasti punya strategi dan target market sendiri di Indonesia. Meski tidak mudah asalkan berusaha pasti bisa, yang penting kerja keras," katanya.

Menurut Bebin, jika ada yang mengatakan merek mobil baru sulit menembus pasar otomotif Indonesia dan tidak memiliki harapan itu semua bohong.

"Bohong kalau ada yang mengatakan, merek otomotif baru hadir di Indonesia itu tidak punya harapan, itu bohong. Apapun itu, mau roda empat atau roda dua. Buktinya Wuling, mereka sukses," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Ini Kata Purbaya soal Nasib Insentif Mobil Listrik di 2026

Internasional
25 hari lalu

Kanada Sepakat Pangkas Tarif Kendaraan Listrik China Jadi 6,1 Persen

Mobil
1 bulan lalu

Lewat GJAW 2025, BYD Kian Aktif Dukung Industri Otomotif Nasional

Aksesoris
1 bulan lalu

Otomotif Indonesia 2025 Hadapi Tantangan, Kolaborasi Lintas Sektor Diperlukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal