Pajak Nol Persen Ditolak, Begini Sikap Kemenperin dan Gaikindo

Ferdi Rantung
Kemenperin dan Gaikindo berharap ada insentif lain yang dapat merangsang pertumbuhan industri otomotif.

JAKARTA, iNews.id - Setelah usulan pajak nol persen ditolak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tetap akan berusaha memulihkan industri otomotif. Sementara Gabungan Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap ada insentif lain sebagai alternatif.

"Kami sebagai pembina industri tidak pernah putus asa. Karena usulan pemberlakuan pajak tersebut hanya bersifat sementara dan memiliki nilai tambah yang cukup besar terhadap industri. Tapi keputusan semua ada di Kemenkeu. Yang penting ada kepastian sehingga pelaku pasar tidak menunggu-nunggu," ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier dalam diskusi virtual Forwin dan Forwot, Kamis (12/11/2020)

Dia menjelaskan, usulan tersebut bukan untuk menguntungkan industri otomotif, tapi lebih ke konsumen. Selain itu, dia menilai, jika industri otomotif bergerak, maka industri pendukungnya juga bergerak

"Pemikirannya kalau kita kurangi sedikit pendapatan dari pajak, nilai tambahnya jauh lebih besar semua IKM meningkat pendapatannya, multiplayer efek jadinya. Pabrik kaca, karet, logam akan bergerak," kata Taufiek

Meski demikian, dia berharap Kemenkeu ke depan bisa kembali mempertimbangkan usulan pemberlakuan pajak nol persen mobil baru atau memberikan insentif lain yang secara langsung bisa dirasakan para pelaku industri otomotif di dalam negeri.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

57 tahun lalu

Deretan Mobil Terlaris di Indonesia April 2026, Nomor 1 Kendaraan Operasional MBG

57 tahun lalu

Penjualan Mobil April 2026 Meledak Tembus 80 Ribuan Unit, Ini 10 Merek Terlaris di Indonesia

57 tahun lalu

Purbaya Pastikan Insentif Motor Listrik Lanjut Tahun Ini, Sasar 6 Juta Unit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal