Pabrikan Otomotif Jepang Nilai Mobil Listrik Bukan Satu-satunya Solusi

Muhamad Fadli Ramadan
Pabrikan Jepang menawarkan sejumlah opsi kepada konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan, seperti mobil hybrid atau hidrogen. (Foto: iNews.id)

Salah satunya adalah Toyota yang telah lama menyuarakan skeptisisme terhadap rencana pemerintah dalam pengembangan kendaraan listrik. Merek lain, seperti Honda, Subaru, Nissan, dan Mazda, juga enggan melakukan upaya maksimal dalam transformasi kendaraan listrik.

Sebuah laporan dari Bloomberg menunjukkan brand otomotif Jepang memiliki firasat bahwa pasar kendaraan listrik pasar akan melambat. “Konsumen yang menentukan kecepatan elektrifikasi. Elektrifikasi bukanlah pertumbuhan yang linier, garis lurus. Itu akan naik dan turun. Namun dalam jangka panjang, hal itu akan tumbuh,” kata Stephen Ma, chief financial officer Nissan Motor dikutip dari Carscoops.

Pendekatan ini terlihat berhasil, di tengah situasi pasar EV global mulai melambat pada 2023 dan 2024. Sementara Toyota dan Honda masih mampu mempertahankan pangsa pasar mereka dan meningkatkan penjualan di beberapa segmen.

Kendati begitu, industri otomotif Jepang masih memiliki beberapa tantangan yang dihadapi, seperti infrastruktur pengisian daya yang belum memadai. Tapi pendekatan hati-hati terhadap elektrifikasi telah menempatkan mereka pada posisi yang tepat untuk menghadapi masa depan.

Terlepas dari kesuksesan ini, CFO Toyota Yoichi Miyazaki mengatakan perusahaannya akan terus berinvestasi pada kendaraan listrik. Ini dilakukan di tengah strateginya mengejar jajaran lengkap yang terdiri dari mobil listrik, plug-in hybrid dan hidrogen.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jaecoo Ungkap 20.000 Unit J5 EV Telah Dikirim ke Konsumen, Ternyata Ini Tipe Paling Diburu  

57 tahun lalu

Lepas Boyong Mobil Listrik E4 EV ke Indonesia, Jarak Tempuh Tembus 500 Km

57 tahun lalu

BAIC Bakal Luncurkan SUV Listrik Baru T1 di Indonesia, Isi Daya Cuma 25 Menit

57 tahun lalu

Kasus BMW Listrik yang Hancur Diamuk Massa di Jakbar Berakhir Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal