Pabrik Mobil di AS Kembali Beroperasi, Pekerja Masih Cemas Tertular Virus Corona

Dani M Dahwilani
Produsen mobil di AS dan pemasoknya mulai kembali ke jalur produksi secara bertahap setelah lockdown virus corona (Covid-19) selama dua bulan. (Foto: AFP)

MICHIGAN, iNews.id - Produsen mobil di Amerika Serikat (AS) dan pemasoknya mulai kembali ke jalur produksi secara bertahap setelah lockdown virus corona (Covid-19) selama dua bulan. Bagaimana dengan kesiapan pekerja?

Pada Senin (18/5/2020) pagi yang dingin dan lembab, waktu setempat, ratusan pekerja di pabrik truk Fiat Chrysler Automobile (FCA), Warren, Michigan, AS, mulai mengantre sebelum jam 4 pagi untuk memulai shift jam 5 pagi. Papan pengumuman tampak tertulis: "Mari kita mulai lagi."

"Saya sedikit gugup," kata Larry Smith, 53, dari New Baltimore, pekerja di bagian penyelarasan roda jalur perakitan, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (19/5/2020).

"Mereka melakukan semua tindakan pencegahan (dan), mereka telah melakukan segala yang mereka bisa untuk mempersiapkan kita ... Saya percaya pada Tuhan," ujarnya

FCA membuka kembali empat pabrik perakitan di AS pada Senin, termasuk Warren Truck, dalam satu shift. Pembukaan kembali pabrik mobil akan menjadi ujian yang diawasi ketat, apakah pekerja di berbagai industri AS dapat kembali ke pabrik dalam jumlah besar tanpa peningkatan infeksi corona.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selat Hormuz Tegang, Trump Kirim Utusan ke Qatar: Iran Minta Bertemu

57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal