"Idealnya mobil ini mengadopsi pendekatan bertahap untuk memastikan kemandirian teknologi dan kesiapan infrastruktur nasional," ujar Yannes.
Setelah itu, menentukan akan masuk pada segmen untuk bersaing di pasar mobil domestik. Dalam hal ini, diperlukan riset mendalam agar produk yang dihasilkan bisa langsung diterima masyarakat Indonesia.
"Sedangkan ide untuk memasuki segmen MPV 7-seater maupun SUV memang sebaiknya menjadi tahap selanjutnya dalam pengembangan mobil nasional. Setelah varian Maung berhasil stabil di pasar dan pabrik integrasi mencapai kapasitas produksi optimal," katanya.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto mendorong Indonesia memiliki mobil nasional yang ditargetkan bakal terwujud dalam 3 tahun ke depan. Ini dilakukan untuk memperkuat industri otomotif secara keseluruhan.