Menjajal 2 Mobil Listrik Andalan Hyundai, Kona dan Ioniq

Riyandy Aristyo
Hyundai (Foto: Riyandy)

Tak hanya itu, pengeremannya juga sangat baik karena disematkan teknologi regenerasi brake. Sehingga, tingkat pengereman dapat disetting melalui panel shift di bagian stir.

Terbukti saat mobil melaju di kecepatan 120 kilometer per jam jalur lurus dengan jarak maksimal 200-300 meter, body-nya terasa stabil saat mengerem. Ditambah pengemudi melakukan sedikit manuver tikungan tajam.

Kesimpulannya, mobil ini sangat cocok untuk keluarga muda, karena memberikan kenyamanan dan keamanan maksimal. Tak hanya itu, desainnya yang futuristik membuat Hyundai Kona Electric cukup eye catching.

Urusan jantung pacu, Kona Electric menggunakan motor listrik sinkron bermagnet permanen dengan efisiensi tinggi sebesar 100 kW (136PS) yang disuplai oleh baterai lithium ion 39,2 kWh, motor mengembangkan torsi 395Nm yang didistribusikan ke roda depan

Sementara Ioniq Electric menggunakan motor listrik bermagnet permanen dan berefisiensi tinggi sebesar 100 kW (136 PS) yang dipasok oleh baterai lithium ion 38,3 kWh. Motor mengembangkan torsi 295 Nm yang didistribusikan ke roda depan, dan ber akselerasi 0-100 m dalam 9,9 detik

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Penjualan Mobil Indonesia Sulit Tembus 1 Juta Unit, Realistis di Kisaran 800 Ribuan

9 hari lalu

Bakal Panaskan GIIAS 2026, Ini Alasan Hyundai Boyong Ioniq 3

9 hari lalu

Hyundai Siapkan Kejutan Mobil Listrik Prototipe 7-Seater di GIIAS 2026

9 hari lalu

Menguji Deepal S05 BEV dan REEV Jakarta-Ciletuh-Bandung, Taklukkan Jalan Menantang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal