Keuntungan dan Kekurangan Mobil Listrik, Pelajari Sebelum Membeli

Muhamad Fadli Ramadan
mobil listrik Kia EV6. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id– Pengunaan mobil listrik terus didorong oleh pemerintah dengan mengeluarkan sejumlah kebijakan. Salah satunya adalah insentif potongan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10 persen.

Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dapat memangkas harga mobil listrik menjadi lebih murah. Ini juga terbukti meningkatkan penjualan mobil listrik yang sebelumnya sempat seret.

Sejumlah produsen juga telah mengeluarkan berbagai mobil listrik andalan mereka yang telah memicu banyak orang untuk beralih ke kendaraan listrik. Mobil listrik juga dinilai jauh lebih hemat karena tak perlu membeli BBM dan perawatan lebih sederhana.

Tetapi, sebelum membeli mobil listrik, simak keuntungan dan kurangan dalam penggunaan mobil listrik di Indonesia.

Keuntungan Mobil Listrik

1. Ramah Lingkungan

Mobil listrik memiliki sistem kerja yang ditenagai oleh baterai yang disalurkan ke motor listrik sehingga mobil dapat bergerak. Tidak ada pembakaran di ruang mesin yang dapat menghasilkan emisi berupa gas CO2 dan CO yang buruk bagi Lingkungan.

Hal ini yang membuat pemerintah Indonesia berusaha mempercepat proses transisi agar kualitas udara semakin baik. Pasalnya, satu mobil listrik dapat mengurangi pencemaran udara hingga 4,5 metrik ton gas rumah kaca.

2. Lebih Mulus atau Tidak Bising

Memanfaatkan motor listrik untuk menggerakkan mobil, jelas kendaraan listrik jauh lebih senyap dan tidak menciptakan polusi suara. Getaran ke dalam kabin yang diciptakan pergerakan mesin BBM juga tidak akan terasa, sehingga perjalanan lebih nyaman.

Bukan hanya bagi pengendara mobil listrik, pengguna jalan lainnya juga akan lebih tenang karena tidak akan ada suara bising yang dihasilkan mobil. Ini perlahan akan mengubah perilaku pengendara di jalan menjadi lebih tertib.

3. Perawatan Lebih Mudah

Pada mobil konvensional, perawatan berkala seperti mengganti oli, mengecek busi, mengisi radiator, membersihkan filter udara, mengganti filter oli, dan sebagainya, tidak perlu dilakukan pada mobil listrik.

Komponen yang lebih praktis membuat mobil listrik hanya perlu melakukan perawatan melalui sistem komputer. Ini dilakukan untuk mengetahui kondisi baterai dan perangkat kelistrikan lainnya.

4. Hemat untuk Jangka Panjang

Selain tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk melakukan perawatan servis berkala, pengguna mobil listrik juga tak perlu membeli BBM sehingga pengeluaran dapat ditekan dan dialihkan ke tabungan.

Jelas, untuk jangka waktu panjang mobil listrik memang jauh lebih hemat ketimbang mobil konvensional yang mengharuskan pemiliknya mempersiapkan uang setiap tiga atau enam bulan sekali untuk perawatan berkala.

5. Bebas Ganjil-Genap

Beberapa kota besar di Indonesia telah menerapkan aturan Ganjil-Genap untuk mengatasi kemacetan. Tapi, pemilik mobil listrik tk perlu khawatir karena saat ini kendaraan tesebut bebas dari aturan Ganjil-Genap.

Mobil listrik akan ditandai dengan kelir biru pada bagian bawah pelat nomor yang akan dibebaskan oleh petugas kepolisian ketika memasuki wilayan Ganjil-Genap.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

20 Mobil Listrik Geely Ludes Terbakar di Tempat Parkir akibat Serbuk Kayu

57 tahun lalu

Diperkenalkan di Indonesia, Intip Fitur Keselamatan dan Keamanan pada Chery Q

57 tahun lalu

Dibanderol Mulai Rp389,9 Juta, iCAR V23 Mengaspal di Indonesia Dalam 3 Tipe

57 tahun lalu

Intip Spesifikasi Chery Q, Bikin Kaget Ada Kamera 540 Derajat dan 20 Fitur ADAS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal