Kedua, Perhatikan situasi traffic di area belakang. Siagakan ruang untuk menghindar di samping atau di area muka (jika memungkinkan), sembil tetap memeriksa spion.
Ketiga, waspada. Jika terdapat indikasi situasi di area belakang mengancam bergeraklah dengan memajukan kendaraan Anda atau keluar dari antrean. Terburuk tinggalkan kendaraan Anda. "Intinya Anda harus senatiasa waspada untuk kondisi terburuk," ujar Jusri.
Seperti diketahui, truk tronton (kontainer) berpelat nomor KT-8534-AJ bermuatan kapur pembersih air dengan berat 20 ton diduga mengalami rem blong. Truk meluncur dan menabrak 14 sepeda motor dan enam mobil yang tengah berhenti di lampu merah Muara Rapak, depan pusat perbelanjaan Ramayana.
Dalam keterangan kepada polisi, sopir truk Muhammad Ali (48) mengakui kendaraannya mengalami rem blong. Dia sempat mengurangi kecepatan dengan menurunkan persneling dari gigi empat ke tiga namun tidak berfungsi.
"Dari keterangan sopir truk tronton, pompa angin rem tidak berfungsi sehingga menyebabkan terjadinya rem blong," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media.