Kebiasaan Keliru Pengendara Mobil di Indonesia Hujan Deras Nyalakan Lampu Hazard, Ini yang Harus Dihidupkan

Muhamad Fadli Ramadan
Hujan deras dengan jarak pandang terbatas kebanyakan pengemudi mobil di Indonesia menyalakan lampu hazard. Gunakan lampu utama. (Foto: Ist)

"Soal hazard, betul ada potensi kecelakaan karena hazard hanya dinyalakan untuk kecepatan 0 atau berhenti. Jadi kalau dinyalakan saat jalan maka akan bikin kebingungan. Jadi jangan nyalakan hazard kecuali dalam keadaan emergency atau berhenti," ujarnya.

Pada sejumlah mobil modern, fitur lampu hazard dapat aktif secara otomatis selama beberapa detik ketika melakukan pengereman mendadak. Ini berfungsi untuk memperingatkan pengguna jalan lainnya bahwa ada keadaan darurat di depan.

Selain itu, pemilik mobil juga harus memastikan seluruh lampu mengikuti aturan yang berlaku. Sebab, perubahan warna lampu bisa membahayakan pengguna jalan lain karena akan kebingungan dengan warna yang dihasilkan.

"Warna lampu utama dan lampu rem harus dipasang sesuai aturan. Jadi jangan menggunakan lampu hijau atau biru yang tidak sesuai standar rambu karena akan membingungkan pengendara lain. Selain itu, warna lampu memiliki perbedaan daya sehingga dapat merusak ampere kelistrikan," kata Rifat.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Jakarta Pagi Ini, 26 RT di Jaktim Terendam

57 tahun lalu

Longsor Tutup Tol Bocimi KM 72! Akses Sukabumi ke Jakarta Lumpuh, Arus Dialihkan

57 tahun lalu

Banjir Luapan Sungai Cikaret Bogor, 2 Masjid dan Jembatan Ambruk

57 tahun lalu

Banjir Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Air usai Diguyur Hujan Deras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal