Gaikindo mencatat terdapat tujuh produsen yang telah membangun basis produksi di Indonesia. Mereka adalah PT Suzuki Indomobil Motor, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor, PT SGMW Motor Indonesia, PT Sokonindo Automobile, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, dan PT Astra Daihatsu Motor.
Mayoritas model yang diproduksi berpenggerak 4x2 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen. Artinya, rantai pasok dan jaringan layanan sudah tersedia luas di berbagai wilayah.
Sebelumnya, Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika menyebut kapasitas produksi nasional sangat memadai. “Dari total 61 anggota, kapasitas produksi kendaraan roda empat atau lebih di Indonesia mencapai 2,5 juta unit per tahun. Untuk segmen kendaraan komersial kelas menengah ke bawah seperti pikap, kapasitas produksi bahkan menembus lebih dari 400.000 unit per tahun,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta.
Dia menjelaskan memenuhi permintaan besar memang membutuhkan penyesuaian produksi dan kesiapan rantai pasok. Namun dari sisi kapasitas dan pengalaman, industri nasional dinilai siap.
DPR Minta Penundaan
Isu ini turut mendapat perhatian parlemen. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah menunda rencana impor tersebut karena Presiden Prabowo Subianto masih menjalani kunjungan kerja luar negeri.
“Jadi rencana untuk impor 105.000 mobil pikap dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat presiden masih di luar negeri,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan.